{"id":416,"date":"2023-06-15T11:40:22","date_gmt":"2023-06-15T03:40:22","guid":{"rendered":"https:\/\/metadoersworld.com\/?p=416"},"modified":"2023-09-06T11:40:52","modified_gmt":"2023-09-06T03:40:52","slug":"vga-jakarta-liputan6","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/vga-jakarta-liputan6\/","title":{"rendered":"Van Gogh Alive By Liputan6"},"content":{"rendered":"<p text-align:=\"\" justify;\"\"=\"\" style=\"text-align: justify;\"><b>Liputan6.com, Jakarta &#8211;<\/b>&nbsp;Bagi penggemar seni, jangan sampai melewatkan kesempatan langka satu ini. Pameran&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/van-gogh-alive\">Van Gogh Alive<\/a>&nbsp;yang menghadirkan pengalaman imersif 360 derajat segera hadir di Jakarta, setelah lebih dulu hadir di&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/singapura\" style=\"outline: none;\">Singapura<\/a>&nbsp;dan Bangkok.<\/p>\n<p text-align:=\"\" justify;\"\"=\"\" style=\"text-align: justify;\">Lewat laman vangogh.co.id, penyelenggara mengumumkan bahwa pameran yang sudah menarik 8,5 juta pengunjung di seluruh dunia itu akan menggelar pameran mulai 7 Juli 2023 hingga 9 Oktober 2023. Lokasinya bertempat di Mal Taman Anggrek, setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam.<\/p>\n<p text-align:=\"\" justify;\"\"=\"\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jangan lewatkan kesempatanmu untuk&nbsp;membenamkan diri Anda dalam kehidupan dan karya&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/vincent-van-gogh\">Vincent Van Gogh<\/a>&nbsp;di tempat kami yang menakjubkan,&#8221; demikian pengumuman penyelenggara di laman tersebut, dikutip Kamis (15\/6\/2023).<\/p>\n<p text-align:=\"\" justify;\"\"=\"\" style=\"text-align: justify;\">Pameran tersebut sejauh ini sudah mampir di lebih dari 80 kota di dunia. Mengutip laman Grande Experiences, Van Gogh Alive menawarkan pengalaman unik untuk menyelami beragam lukisan karya&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/van-gogh\">Van Gogh<\/a>, seniman asal Belanda yang produktif dalam kurun waktu 1880 hingga 1890.<\/p>\n<p text-align:=\"\" justify;\"\"=\"\" style=\"text-align: justify;\">Pengunjung akan diajak menafsirkan pemikiran, perasaan, dan keadaan pikirannya selama berada di Arles, Saint Remy, dan Auvers-sur-Oise. Ketiga lokasi itu merupakan tempatnya menciptakan banyak mahakaryakarya yang disebut &#8220;abadi.&#8221; Semua karya ditampilkan dalam detail yang sangat halus yang bertujuan memberi waktu bagi penikmat seni untuk mempelajari warna dan teknik sang maestro.<\/p>\n<p text-align:=\"\" justify;\"\"=\"\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Lebih dari 3.000&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/tag\/lukisan\">lukisan<\/a>&nbsp;Van Gogh dalam skala besar menciptakan tampilan mendebarkan yang memenuhi layar raksasa, dinding, kolom, langit-langit, dan bahkan lantai, membenamkan Anda sepenuhnya dalam warna-warna cerah dan detail jelas yang membentuk keunikan gaya Van Gogh,&#8221; imbuh keterangan di laman tersebut.<\/p>\n<p text-align:=\"\" justify;\"\"=\"\" style=\"text-align: justify;\">Reference:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/5320418\/pameran-van-gogh-alive-hadir-di-jakarta-mulai-7-juli-2023-susul-singapura-dan-bangkok\" target=\"_blank\" style=\"outline: none;\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.liputan6.com\/lifestyle\/read\/5320418\/pameran-van-gogh-alive-hadir-di-jakarta-mulai-7-juli-2023-susul-singapura-dan-bangkok<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liputan6.com, Jakarta &#8211;&nbsp;Bagi penggemar seni, jangan sampai melewatkan kesempatan langka satu ini. Pameran&nbsp;Van Gogh Alive&nbsp;yang menghadirkan pengalaman imersif 360 derajat segera hadir di Jakarta, setelah lebih dulu hadir di&nbsp;Singapura&nbsp;dan Bangkok. Lewat laman vangogh.co.id, penyelenggara mengumumkan bahwa pameran yang sudah menarik 8,5 juta pengunjung di seluruh dunia itu akan menggelar pameran mulai 7 Juli 2023 hingga [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":417,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-416","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","post-wrapper","thrv_wrapper"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=416"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":420,"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/416\/revisions\/420"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/media\/417"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=416"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=416"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/metadoersworld.com\/ch\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=416"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}